KISAH PARA PEMAIN EPL YANG KEMALINGAN

Belum tepat satu bulan berlalu, kasus pencurian di kalangan pemain Liga Inggris kembali terjadi. Kali ini giliran striker Blackburn Rovers Roque Santa Cruz menjadi korban. Rumah mewahnya yang senilai 1,5 juta pound (sekitar Rp 33,25 M) disatroni tiga kawanan pencuri. Parahnya, pada saat pencurian berlangsung istri Santa Cruz Giselle dan kedua anaknya (keduanya masih balita) sedang berada di dalam rumah. Tiga pencuri berpenutup muka tersebut bahkan sempat mengancam Giselle dengan pisau, untung saja tidak ada yang terluka atas kejadian mengerikan tersebut. Pencuri tersebut lalu menggasak perhiasan yang nilainya ribuan pounds. Saat pencurian sedang berlangsung di rumahnya yang berada di kawasan Bowdon, Chesire, Santa Cruz tengah bersiap-siap menjalani laga versus Portsmouth. “Dia (Santa Cruz) dan istrinya sangat kecewa. Pengalaman itu sangat mengganggu istrinya. Santa Cruz bersyukur karena Giselle dan kedua anaknya tidak terluka sedikitpun,” kata kerabat dekat Santa Cruz.
Sebelum kejadian pencurian di rumah Santa Cruz, rumah pesepakbola Emile Heskey yang tidak begitu jauh dari rumah Santa Cruz juga dibobol perampok. Bahkan, tunangan Heskey Chantelle Tagoe, sempat diancam dengan senjata tajam dilehernya.
Kasus pencurian terhadap para pemain EPL (Liga Inggris) memang memang bukanlah hal baru, hal tersebut bahkan sudah terjadi sejak dua tahun lalu, dimana kebanyakan korbannya adalah para pemain Liverpool. Diawali Jezry Dudek pada 2005 silam (ketika masih berkostum Liverpool), Dudek yang kini membela Real Madrid tersebut harus merelakan medali Liga Champion buah kerja kerasnya, ia juga kehilangan mobil Porsche-nya yang senilai 65 ribu pounds (sekitar 1,13 M) yang hilang di rumahnya di Caldy, Wiral. Mantan penyerang Liverpool Peter Crouch juga sempat merasakan pahitnya “kecolongan”. Penyerang jangkung yang kini berkostum Postsmouth tersebut harus merelakan (mobil) Ashton Martin-nya, mobil tersebut raib di rumah Crouch di kawasan Alderey Edge, Chesire. Pemain Liverpool yang paling baru disatroni rumahnya adalah Lucas Leiva (5 Nov). Leiva yang saat itu baru pulang dengan penuh kekecewaan setelah Liverpool ditahan imbang Atletico Madrid terpaksa merasakan kekecewaan ganda. Gelandang muda asal Brasil tersebut memang sudah menduga bahwa kediamannya yang berada di kawasan Woolton (daerah pinggiran Liverpool) telah disatroni maling, hal itu dikarenakan keadaan rumahnya yang acak-acakan, dan setelah diperiksa, ia ternyata kehilangan medali perunggu Olimpiade Beijing, kostum (Liverpool, Brasil), sejumlah uang, perhiasan dan barang-barang berharga lainnya. Medali dan mobil memang menjadi incaran utama para perampok. Kasus Leiva ditangani Kepolisian Merseyside dua hari kemudian. Tapi, kalau melihat “ke belakang” kembali (melihat kasu-kasus sebelumnya maksudnya…), dari semua kasus-kasus pencurian tersebut tidak pernah terungkap siapa pelaku kejahatan itu. Mungkin… gaji selangit juga turut “mengundang” para perampok tersebut, ya… moga-moga aja pelakunya cepat tertangkap dan nggak ada lagi pemain idola kita yang kecolongan, nggak mau kan kalau peforma pemain idola kita terganggu di lapangan gara-gara kemalingan…

buat-blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: