MANFAAT SELEDRI

seledri

Seledri yang selama ini hanya digunakan sebagai pelengkap masakan, seperti saat memasak sop, atau perkedel, sepertinya bakalan naik “tahta” nih, karena sayuran berasa pahit ini ternyata mempunyai manfaat lebih yang nggak kalah dengan sayuran “utama” lainnya. Seledri mentah dipercaya dapat merangsang produksi air liur sehingga dapat membantu melumpuhkan aktivitas kuman yang dapat mengakibatkan gigi keropos. Masyarakat Tiongkok juga percaya seledri dapat menurunkan tekanan darah, hal tersebut dapat terjadi karena adanya kandungan apigenin yang dapat mencegah penyempitan pembuluh darah, efek tersebut akan menjadi lebih besar berkat adanya komponen pthalide yang dapat merilekskan pembuluh darah. Seledri, karena kandungan seratnya, ternyata juga dapat membersihkan sisa makanan yang terdapat di sela-sela gigi dan menyegarkan aroma mulut kita.
Seledri juga mempunyai komponen gizi yang cukup baik. Jumlah vitamin C dan K termasuk dalam kategori sangat baik. Kandungan kalium, folat, serat, vitamin B6, mangan-nya berkategori baik. Selain itu seledri juga cukup mengandung sumber kalsium, vitamin B1, magnesium, vitamin A, triptofan, zat besi, dan vitamin B2.
Untuk mendapat khasiat yang maksimal, kalian perlu memilih seledri yang warnanya terlihat masih hijau (bila mungkin,pilih seledri yang jenis besar) dan terlihat segar, baik daunnya maupun tangkainya. Tapi, kalau kamu nggak menggunakan langsung seledri tersebut, nih ada tipsnya supaya seledri kamu tetap segar walaupun sudah disimpan. Sebelum menyimpan seledri, usahakan dibungkus dengan plastik lebih dulu sebelum dimasukkan ke dalam kulkas. Simpel kan…
Untuk mengkonsumsinya, ada berbagai cara. Bisa di-jus atau langsung dilahap mentah-mentah. Kalau di-jus cukup dengan tiga sampai lima tangkai dan sebaiknya dikombinasi dengan buah untuk mengurangi rasa pahit, baiknya minum jus kombinasi tersebut dua kali sehari. Dalam keadaan mentah seledri dapat dikonsumsi sebagai lalapan. Seledri enaknya di-jus sama buah apa ya… 😕

10:13 PM 9/1/2008