AGAMA-AGAMA “UNUSUALLY” PARA PESOHOR HOLLYWOOD

Kamu penggemar artis-artis Hollywood? Misalnya seperti Tom Cruise? Madonna? Atau Michael Jackson? Tahu agama mereka ? Tapi kamu belum ngerti apa definisi agama mereka? Nah, untuk postingan kali ini, aku bakal membahas agama/kepercayaan-kepercayaan para pesohor Hollywood yang mungkin bagi sebagian orang “nggak umum”. Misalnya kepercayaan Scientology yang katanya membantu Tom Cruise bebas dari penyaakit disleksia (baca artikel tika “TOM CRUISE PERNAH ALAMI DISLEKSIA”). Atau kepercayaan Kaballah yang merupakan pilihan penyanyi kelas dunia Madonna. Mungkin sebagian dari kalian ada yang bertanya-tanya… Check this out!

Scientology adalah sekumpulan ajaran dan teknik terkait yang dikembangkan oleh pengarang Amerika, L. Ron Hubbard selama sekitar 30 tahun, dimulai pada 1952 sebagai suatu filosofi pertolongan diri-sendiri, perkembangan dari sistem pertolongan diri-sendirinya yang lebih awal, Dianetika. Ajaran ini mengklaim menawarkan suatu metodologi yang eksak (pasti) untuk menolong manusia mencapai kesadaran keberadaan rohaninya melintasi beberapa masa hidupnya dan, pada saat yang bersamaan, untuk menjadi lebih efektif di dunia fisik. Nama “Scientology” juga digunakan untuk merujuk kepada Gereja Scientology yang kontroversial, organisasi terbesar yang mempromosikan praktik Scientology. Gereja ini sendiri adalah bagian dari jaringan korporasi terkait yang mengklaim pemilikan dan wewenang tunggal untuk menyebarkan Dianetika dan Scientology.

Scientology menyatakan bahwa tujuannya adalah “merehabilitasi” thetan (kira-kira setara dengan jiwa) untuk memperoleh kembali keadaannya semula berupa “kebebasan total.” Para jurubicara gereja ini dan praktisinya memberikan kesaksian bahwa ajaran-ajaran Hubbard (yang disebut “Teknologi” atau “Tek” dalam terminoogi Scientology) telah menyelamatkan mereka dari begitu banyak masalah dan memampukan mereka untuk lebih menyadari potensi tertinggi mereka dalam bisnis maupun kehidupan pribadi mereka. Namun, para pengamat luar – termasuk wartawan, anggota parlemen, lembaga-lembaga pemerintahan nasional dari sejumlah negara – telah mencapai kesimpulan tentang Scientology yang sangat bertentangan dengan penggambaran diri Gereja ini. Di antaranya termasuk tuduhan-tuduhan bahwa Gereja ini adalah sebuah usaya komersial tiodak jujur, yang mengganggu para kritikusnya dan secara brutal mengeksploitir anggota-anggotanya.

Meskipun beberapa pakar dan banyak pemerintahan dunia menerima Scientology sebagai sebuah agama yang bonafid, Scientology juga telah digambarkan sebagai pseudo agama, sebuah ajaran sesat atau sebuah perusahaan transnasional. Aktor Hollywood Tom Cruise adalah salah satu penganut ajaran Scientology.

Kabala (berasal dari bahasa Ibrani ; vokalisasi standar: Qabbala; vokalisasi Tiberias: Qabbalah; secara harafiah berarti “menerima” dalam pengertian suatu “tradisi yang diterima “) adalah sebuah bentuk esoterik dari mistisisme Yahudi, yang berupaya untuk menyingkapkan pengertian-pengertian mistis yang terselubung dalam Tanakh (Kitab Suci Ibrani). Kabala menawarkan pemahaman mistis ke dalam hakikat ilahi.
Istilah “Kabala” mulanya digunakan dalam teks-teks Talmud, di antara Geonim (para rabi abad pertengahan awal) dan oleh Rishonim (rabi-rabi abad pertengahan yang belakangan) sebagai rujukan kepada kumpulan tradisi lisan yang lengkap dari ajaran Yahudi, yang tersedia untuk umum. Bahkan karya-karya para nabi dirujuk sebagai Kabala, sebelum mereka dikanonkan sebagai bagian dari tradisi lisan. Dalam pengertian ini Kabala digunakan dalam merujuk semua hukum lisan Yudaisme. Setelah beberapa lama, hukum lisan ini dicatat, tetapi ajaran-ajaran esoteriknya tetap tinggal sebagai suatu tradisi lisan. Dengan demikian, ajaran-ajaran esoterik tetap merupakan tradisi lisan. Jadi, istilah ini kemudian terkait dengan doktrin-doktrin pengetahuan esoterik mengenai Allah, ciptaan alam semesta Allah dan hukum-hukum alam, alasan-alasan untuk perintah-perintah di dalam Torah dan cara-cara Allah mengatur keberadaan alam semesta. Kini bahkan ajaran-ajaran esoterik Torah dicatat, tetapi tetap dikenal sebagai Kabala.
Menurut tradisi Yahudi Kabala berasal sejak Adam, meskipun para rabi liberal yang modern memperhitungkan asal-usulnya pada abad ke-13. Pengetahuan ini diturunkan sebagai sebuah wahyu untuk memilih orang-orang suci dari masa lampau yang jauh, dan sebagian besar, dilestarikan hanya oleh segeliintir orang yang beruntung. Protokol yang tepat untuk mengajarkan hikmat ini, serta banyak dari konsepnya, dicatat di dalam Talmud (bab kedua dari traktat Haggiga). Ia dianggap sebagai bagian dari hukum lisan Yahudi oleh sebagian besar orang Yahudi yang saleh di masa modern, meskipun hal ini tidak disetujui oleh banyak rabi liberal modern dan sebagian kecil dari rabi-rabi Ortodoks.
“Kabala” juga dapat ditulis sebagai Cabbalah, Kaballah, Qabalah, dll.

Menurut para penganut Kabala, asal-usul Kabala dimulai dengan rahasia-rahasia yang disingkapkan Allah kepada Adam. Menurut sebuah midrash rabinik Allah menciptakan alam semesta melalui sepuluh sefirot. Ketika dibaca oleh generasi-generasi Kabalis yang belakangan, gambaran Torah tentang penciptaan dalam Kitab Kejadian menyingkapkan rahasia-rahasia tentang Allah sendiri, hakikat sejati Adam dan Hawa, Taman Eden, Pohon Pengetahuan tentang Hal yang Baik dan Jahat dan Pohon Kehidupan, serta interaksi dari makhluk-makhluk adikodrati ini dengan si Ular yang menyebabkan bencana ketika mereka memakan buah terlarang, seperti yang direkam dalam Kejadian 2[1].
Alkitab memberikan banyak bahan tambahan untuk spekulasi mitis dan mistis. Penglihatan nabi Yehezkiel khususnya mengundang banyak spekulasi mistis, seperti halnya pula penglihatan did Yesaya di Bait Suci (Ps. 6). penglihatan Yakub tentang tangga yang menuju ke surga adalah sebuah teks lain yang memberikan contoh tentang pengalaman mistis. Pengalaman Musa dengan semak yang terbakar dan perjumpaannya dengan Allah di Gunung Sinai, semuanya adalah bukti tentang kejadian-kejadian mistis di dalam Tanakh, dan bentuk asal-usul kepercayaan mistis Yahudi.

Ke-72 nama Allah yang digunakan dalam mistisisme Yahudi berasal dari ekspresi Ibrani yang diungkapkan oleh Musa untuk membelah Laut Teberau untuk melarikan diri dari musuh yang kian mendekat, dengan bantuan seorang malaikat. Ini adalah mujizat terbesar dalam kisah pembebasan orang-orang Ibrani yang kemudian diikuti dengan penerimaan Dasa Titah dan penerimaan Torah di Gunung Sinai yang menciptakan bangsa Yahudi pertama sekitar 300 tahun sebelum Raja Saul.

Menurut para sejarahwan, otoritas Kabala didasarkan pada suatu argument tentang otoritas berdasarkan zaman purba kala. Akibatnya, praktis semua karya mengklaim secara pseudopigrafis atau yang dianggap dikarang oleh seseorang dari masa purba kala. Misalnya, Sefer Raziel HaMalach, sebuah teks astro-magis yang sebagian didasrkan pad amanal magis dari zaman kuno akhir, Sefer ha-Razim, menurut para Kabalis, diturunkan kepada Adam (setelah ia diusir keluar dari Taman Eden) oleh malaikat Raziel. Sebuah karya lain yang terkenal, Sefer Yetzirah, diakui berasal dari salah seorang leluhur, Abraham. Kecenderungan ke arah pseudopigrafa ini mempunyai akarnya pada literatur Apokaliptik, yang mengklaim pengetahuan esoterik, seperti magi, ramalan, dan astrologi, diturunkan kepada manusia pada masa lalu yang mitis oleh dua malaikat, yaitu Aza dan Azaz’el (di tempat-tempat lain disebut, Azaz’el dan Uzaz’el) yang ‘jatuh’ dari surga (lihat Kejadian 6:4).Klaim bahwa Kabala berasal dari zaman purba juga telah membentuk teori-teori modern yang berpengaruh dalam merekonstruksikan sejarah mistisisme Yahudi. Muncul teori bahwa versi-versi tertua mistisisme Yahudi berasal dari teologi dan mistisisme Asyur. Dr. Simo Parpola, profesor Asiriologi di Universitas Helsinki, menunjuk pada kesamaan umum antara Sefirot Kabala dengan Pohon Kehidupan di Asyur. Ia merekonstruksikan bagaimana kira-kira rupa Sefirot di masa Asyur.[2] Ia mencocokkan ciri-ciri En Sof pada node dari Sefirot dengan dewa-dewa Asyur. Dalam pandangannya, ada paralel antara dewa-dewa Asyur ini dengan ciri-ciri Allah dalam Kabala. Bangsa Asyur menetapkan jumlah tertentu pada dewa-dewa mereka, seperti halnya Sefirot menetapkan jumlah node. Namun demikian, bangsa Asyur menggunakan sistem angka seksagesimal, sementara Sefirot desimal. Dengan angka-angka Asyur, lapisan-lapisan tambahan makna dan relevansi mistik muncul dalam Sefirot. Biasanya, dewa Assur melayang-layang di atas Pohon Kehidupan Asyur, dan hal ini sesuai dengan En Sof, yang, melalui serangkaian transformasi, juga diambil dari kata Assur dalam Bahasa Asyur. Penyanyi Internasional Madonna termasuk salah satu penganut Kabala, Madonna juga sempat mengajak Britney Spears untuk memeluk Kabala, namun Britney akhirnya kembali pada agamanya yang semula. O iya, penganut Kabala bisa kita ketahui lho. Penganut Kabala selalu memakai gelang merah di tangan mereka yang terbuat dari (seperti) benang, bisa kamu lihat pada gambar.

madonna-kabala2

Saksi Jehovah atau Saksi Yehovah adalah sebuah pertubuhan agama Kristian yang baru, lebih dikenal di dunia Barat sebagai Jehovah’s Witnesses. Pertubuhan agama ini cuba mewujudkan pemulihan gerakan Kristian abad pertama yang dilakukan oleh para pengikut Jesus Christ. Adakalanya, kumpulan ini tidak dianggap sebagai pertubuhan agama. Tetapi jika dilihat daripada kegiatan mereka, ia mencerminkan sebuah kelompok agama daripada Kristian. Mahkamah Agung Eropah sendiri dalam banyak kes yang melibatkan anggota Saksi Jehovah memberi keputusan yang menguntungkan bagi hak-hak awam mereka dan mengakui kelompok ini sebagai agama. Prinsip tertinggi kehidupan mereka berdasarkan hukum-hukum dan prinsip-prinsip dari Kitab Suci atau Alkitab.

Pejabat pusat pertubuhan ini terletak di Brooklyn, New York, Amerika Syarikat. Mereka memiliki tiga daripada tujuh Badan Hukum di Amerika Syarikat untuk mempermudah pekerjaan mencetak dan mengagihkan risalah mereka, iaitu Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania (didirikan pada tahun 1884), Watchtower Bible and Tract Society of New York, Inc. (tahun 1956) dan International Bible Students Association (tahun 1914).
Saksi-Saksi Yehuwa dipersatukan di seluruh dunia oleh majalah Menara Pengawal (The Watchtower, bahasa Inggris). Majalah Menara Pengawal dibahas serentak di seluruh dunia pada setiap hari Minggu di Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa pada sesi kedua Pelajaran Menara Pengawal (Watchtower Studies), setelah sesi Khotbah Umum (Public Talk) atau ceramah umum yang membahas berbagai topik berdasarkan Alkitab. Rekan majalahnya adalah Sedarlah! (Awake!, bahasa Inggris) [bukan diterjemahkan Sadarlah!, kerana sewaktu pertama kali terbit menggunakan kata Sedarlah! yang lebih halus makna dan ungkapannya] adalah majalah yang menganjurkan kewaspadaan akan hal rohani ataupun kemajuan dunia ilmu pengetahuan dan medis.

Pertemuan Kristian (Perhimpunan Kristen) Saksi-Saksi Yehuwa yang dilakukan di Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa (Kingdom Hall of Jehovah’s Witnesses) terdiri dari Perhimpunan Umum atau Khotbah Umum dan Pelajaran Menara Pengawal pada hari Minggu. Pada hari Selasa Pembahasan Buku Sidang (Congregation Book Study), dilanjutkan pada hari Kamis Sekolah Pelayanan Teokratis (Teocratic Ministry School) dengan menggunakan buku panduan Memperoleh Manfaat dari Sekolah Pelayanan Teokratis, dan Perhimpunan Dinas (Service Meeting) yang membahas surat Pelayanan Kerajaan Kita yang ditujukan kepada semua Saksi-Saksi yang telah terbaptis.
Saksi-Saksi Yehuwa dikenal di dunia Barat sebagai kelompok yang datang dari rumah ke rumah untuk mengabarkan berita Kerajaan Yehuwa dan selalu menggunakan Alkitab terjemahan Kitab Suci Terjemahan Dunia Baru sebagai pedoman tertinggi mereka. Jumlah penyiar Saksi-saksi Yehuwa di seluruh dunia lebih dari 6.957.852 penyiar dan berada di 101.376 sidang (tercatat pada tanggal 1 September 2007) yang tersebar di 236 negara di dunia. Michael Jackson adalah salah satu saksi Jehovah, tapi tahu sendiri kan kalau sekarang (kabarnya) Jacko *panggilan akrab Michael Jackson* memeluk agama Islam.

Iklan

TOM CRUISE PERNAH ALAMI DISLEKSIA

Siapa yang pernah mengira bahwa Tom Cruise, aktor papan atas Hollywood ternyata pernah mengalami disleksia. Hal mengejutkan itu disampaikan mantan suami Nicole Kidman tersebut dalam sebuah wawancara dengan sebuah majalah mingguan. “Saya divonis menderita disleksia sejak umur tujuh tahun” kata Cruise kepada XL Semanal, majalah mingguan asal Spanyol yang mewawancarainya tersebut. Aktor tampan itu mengatakan sempat frustasi karena keadaan tersebut. “Saya bertanya pada diri sendiri, apakah saya ini normal atau orang bodoh” ujarnya. “Saya berusaha keras untuk berkonsentrasi, tapi yang saya rasakan hanyalah keragu-raguan, frustasi dan kebosanan,” tambah suami dari aktris Katie Holmes.
Setelah lulus dari SMA pada 1980, Cruise mengaku dirinya tak lebih dari seorang “buta huruf”. Dan yang membuatnya semakin frustasi adalah, dia merasa tak ada seorang pun yang bisa memberikan jawaban atas keluhannya. “Saya ingin tahu kenapa lingkungan seolah tak peduli pada saya, penderita disleksia,” sambung sahabat David Beckam ini. Cruise akhirnya dapat membaca, menulis dan mengeja dengan sempurna setelah mempelajari metode ala L. Ron Hubbart, yang juga seorang pendiri scientology (scientology adalah paham yang dianut Tom Cruise). “Dan sekarang disleksia sudah menjadi masa lalu saya” lanjut Cruise.

tom-cruise-principal1

Disleksia

Disleksia (bahasa Inggris: dyslexia) adalah sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada orang tersebut dalam melakukan aktifitas membaca dan menulis.
Perkataan disleksia berasal dari bahasa Yunani δυς- dys- (“kesulitan untuk”) dan λέξις lexis (“huruf” atau “leksikal”).
Pada umumnya keterbatasan ini hanya ditujukan pada kesulitan seseorang dalam membaca dan menulis, akan tetapi tidak terbatas dalam perkembangan kemampuan standar yang lain seperti kecerdasan, kemampuan menganalisa dan juga daya sensorik pada indera perasa.
Terminologi disleksia juga digunakan untuk merujuk kepada kehilangan kemampuan membaca pada seseorang dikarenakan akibat kerusakan pada otak. Disleksia pada tipe ini sering disebut sebagai “Alexia”. Selain mempengaruhi kemampuan membaca dan menulis, disleksia juga ditenggarai juga mempengaruhi kemampuan berbicara pada beberapa pengidapnya.
Disleksia tidak hanya terbatas pada ketidakmampuan seseorang untuk menyusun atau membaca kalimat dalam urutan terbalik tetapi juga dalam berbagai macam urutan, termasuk dari atas ke bawah.
Para peneliti menemukan disfungsi ini disebabkan oleh kondisi dari biokimia otak yang tidak stabil dan juga dalam beberapa hal akibat bawaan keturunan dari orang tua.
Selain Tom Cruise, okoh-tokoh terkenal yang diketahui mempunyai disfungsi dyslexia adalah ilmuan pencetus teori relativitas Albert Einstein, aktor tampan Orlando Bloom, Whoopi Goldberg dan Vanessa Amorosi.